Selasa, 13 September 2016

Remedial X-TKJ 3

1. Penjelasan Algoritma Pemrograman, dan Struktur Dasar Algoritma

-Dalam sebuah algoritma langkah-langkah penyelesaian masalahnya dapat berupa struktur urut (sequence), struktur pemilihan (selection), dan struktur pengulangan (repetition). Ketiga jenis langkah tersebut membentuk konstrukti suatu algoritma.

SUBSTANSI :
  1. STRUKTUR URUT (SEQUENCE)
  2. ALGORITMA LUAS PESEGI PANJANG
  3. ALGORITMA ISI TABUNG
  4. STRUKTUR PEMILIHAN (SELECTION) ATAU PENYELEKSIAN KONDISI
  5. IF SEDERHANA
  6. ALGORITMA KELULUSAN SISWA 1
  7. IF … THEN … ELSE …
  8. ALGORITMA KELULUSAN SISWA 2
  9. ALGORITMA PEMBAYARAN GAJI
  10. IF BERSARANG (NESTED IF)
  11. ALGORITMA KONFERSI NILAI
  12. STRUKTUR PENGULANGAN (REPETITION)
  13. STRUKTUR FOR
  14. ALGORITMA CETAK ANGKA FOR
  15. ALGORITMA CETAK BILANGAN GENAP FOR
  16. STRUKTUR WHILE
  17. ALGORITMA CETAK ANGKA WHILE
  18. ALGORITMA CETAK BILANGAN GENAP WHILE
  19. STRUKTUR DO … WHILE
  20. ALGORITMA CETAK ANGKA DO ... WHILE
  21. ALGORITMA CETAK BILANGAN GENAP DO ... WHILE
2. Pengenalan Variabel, tipe data , operator
  1. 1. PEMROGRAMAN I VARIABEL, TIPE DATA DAN OPERATOR DI VISUAL BASIC OK Ifannuddin Isnaeni, S.Kom www.ifannuddin.com
  2. 2. VARIABEL • Variable digunakan dalam bahasa pemrograman untuk menyimpan nilai sementara dimana untuk digunakan kembali nantinya. • Dikatakan untuk menyimpan nilai sementara karena nilai variable akan di simpan dalam memory komputer yang bersifat tidak permanen, karena berbeda dengan penyimpanan drive dimana data-data yang disimpan di dalamnya akan hilang ketika komputer dimatikan.
  3. 3. PENAMAAN VARIABEL • Variabel yang Anda buat terdiri atas huruf, angka atau garis bawah (underscore) • Harus dimulai dengan huruf atau underscore ( _ ) • Panjang variabel tidak boleh lebih dari 255 karakter • Tidak boleh memakai keyword dalam Visual Basic
  4. 4. KEYWORD AddHandler AddressOf Alias And AndAlso As Boolean ByRef Byte ByVal Call Case Catch CBool Cbyte CChar Cdate CDbl Cdec Char Cint Class Constraint Class Statement CLng Cobj Const Continue CSByte CShort CSng CStr CType Selengkapnya bisa dilihat pada link ini : http://msdn.microsoft.com/en-us/library/dd409611.aspx Keyword dalam Visual Basic
  5. 5. DEKLARASI VARIABEL Variabel harus dideklarasikan sebelum digunakan. Ketika mendeklarasikan variabel, ditentukan nama variabel dan tipe data yang akan digunakan oleh variabel tersebut. Dalam Visual Basic banyak perintah yang dipakai untuk mendeklarasikan suatu variabel. Tapi perintah yang sering digunakan adalah Dim. Dim kependekan dari Dimensi. Format standar perintah Dim adalah sebagai berikut : Dim <nama_variabel> As <tipe_data> Contoh : Dim Total As Integer Dim Nama As String
  6. 6. KONSTANTA • Konstanta mirip dengan variabel tetapi nilainya tidak berubah selama program berjalan. Konstanta dideklarasikan dengan kata kunci Const. Format perintah pendeklarasian konstanta adalah Const <nama_konstanta> As <tipe_data> = <nilai> Contoh : Const Phi As Single = 3.14 Const PPN As Single = 0.1
  7. 7. AKSESIBILITAS VARIABEL • Dim, variabel yang dideklarasikan dengan kata kunci Dim memiliki akses terbatas. Baik variabel dan konstanta memiliki ruang lingkup, yaitu pada bagian mana di dalam program keduanya dapat digunakan. • Public, variabel yang dideklarasikan dengan kata kunci Public memiliki akses bebas. • Protected, variabel yang dideklarasikan dengan kata kunci Protected memiliki akses terproteksi. • Private, variabel yang dideklarasikan dengan kata kunci Dim memiliki akses terbatas. Variabel hanya dikenal pada wilayah tempat variabel atau konstanta dideklarasikan.
  8. 8. TIPE DATA • Data memiliki tipe yang berbeda‐beda dan biasanya data dikelompokkan pada kelompok yang sejenis agar tidak terjadi operasi matematika diantara data yang berbeda jenis tersebut, begitu juga dalam suatu program, setiap nilai harus dikelompokkan pada jenis‐jenis tertentu yang disebut dengan tipe data. • Type data adalah sejenis nilai yang tersimpan dalam variable, bisa karakter (Huruf), Numeric (Number) ataupun date (tanggal). • Type data diperlukan agar program dapat langsung mengenal jenis data yang tersimpan pada variable.
  9. 9. KATEGORI TIPE DATA Tipe Data dapat dikategorikan sebagai berikut : 1. Tipe Data Numerik 2. Tipe Data Teks 3. Tipe Data Boolean 4. Tipe Data Date 5. Tipe Data Object 6. Tipe Data Variant
  10. 10. TIPE DATA NUMERIK • Antara lain integer, long, single, double, byte. Integer dan long digunakan untuk menyimpan bilangan bulat. Sedangkan single dan double digunakan untuk menyimpan bilangan desimal/real, yang memiliki angka di belakang koma.
3. Flowchart


Flowchart atau Bagan alir adalah bagan  (chart) yang menunjukkan alir  (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir (flowchart) digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. 

Jenis jenis Flowchart

Ada beberapa jenis flowchart diantaranya:
  1. Bagan alir sistem (systems flowchart).
  2. Bagan alir dokumen (document flowchart).
  3. Bagan alir skematik (schematic flowchart).
  4. Bagan alir program (program flowchart).
  5. Bagan alir proses (process flowchart).

System Flowchart

System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.

Document Flowchart

Bagan alir dokumen  (document flowchart)  atau disebut juga bagan alir formulir  (form  flowchart)  atau  paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

Schematic Flowchart

Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar  ini  memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.

Program Flowchart

Bagan alir program  (program flowchart)  merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.
Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program  (program logic flowchart)  dan bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flowchart).  Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem. Gambar berikut menunjukkan bagan alir logika program. Bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flow-chart) digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh pemrogram.
 

Process Flowchart

Bagan alir proses  (process flowchart)  merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur. 

Simbol dan Notasi Flowchart

Dipakai sebagai alat Bantu menggambarkan proses di dalam program. Dan dibagi menjadi tiga kelompok :

♦ Flow Direction Symbols ♦

dipakai untuk menggabungkan antara symbol yang satu dengan symbol lainnya

Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Off-line Connector ( Simbol untuk keluar/masuk prosedure atau proses dalam lembar/halaman yang lain)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Connector (Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam   lembar/halaman yang sama)



♦ Processing symbols ♦

Menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu prosedur

Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Process (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Manual Operation (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang  tidak dilakukanoleh komputer)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Decision (Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa   kemungkinan jawaban/aksi)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Predefined Process (Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Terminal (Simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program)-
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Off-line Storage (Simbol yang menunjukkan bahwa data di dalam symbol ini akan disimpan)
-
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Manual Input (Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol Keying Operation (Simbol operasi dengan menggunakan mesin yang mempunyai keyboard)



♦ Input-output symbols ♦

menyatakan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.

Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol input-output (Symbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol magnetic-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)
-Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu)-
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)
Pengertian Flowchart dan Contoh SimbolnyaSymbol dokumen (symbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas)
 

Pedoman Membuat Flowchart

Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti: 
  1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri kekanan.
  2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
  3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
  4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja
  5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
  6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harusditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
  7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

Contoh-contoh Flowchart

Contoh Flowchart Program

Pengertian Flowchart dan Contoh Simbolnya
Contoh Flowchart Program – Menentukan Bilangan Ganjil/Genap
Pengertian Flowchart dan Contoh Simbolnya
Penggunaan predefined processes dapat digunakan untuk menyederhanakan flowchart system yang complex
Flowchar Sistem untu predefined process yang diberi nama Check shipment untuk Flowchart diatas



4. Penjelasan Algoritma Percabangan

ALGORITMA PERCABANGAN
Sebuah program tidak selamanya akan berjalan dengan mengikuti struktur berurutan, kadang-kadang kita perlu merubah urutan pelaksanaan program dan menghendaki agar pelaksanaan program meloncat ke baris tertentu. Peristiwa ini kadang disebut sebagai percabangan/pemilihan atau keputusan. Algoritma percabangan pada pemrograman umumnya menggunakan kata kunci IF (jika), THEN (maka), dan ELSE (selainnya). Berikut kelompok saya akan mejelaskan tentang algoritma percabangan 1 kondisi dan 2 kondisi beserta contoh kasusnya.
ALGORITMA PERCABANGAN 1 KONDISI
Algoritma percabangan dengan 1 kondisi memiliki format dasar seperti berikut :
            IF <kondisi>
            THEN <pernyataan>
Pada format diatas , jika <kondisi> bernilai benar maka <pernyataan> dikerjakan, sedangkan jika bernilai salah, maka <pernyataan> tidak dikerjakan dan proses langsung keluar dari percabangan.
Contoh Kasus : Nilai siswa akan gagal bila bernilai ≤ 60
ALGORITMA BAHASA NATURAL
  1. Mulai
  2. Menentukan nilai siswa
  3. Jika nilai siswa ≤ 60
  4. Siswa dinyatakan Gagal
  5. Selesai
PSEUDOCODE
Var :
            nilai_siswa : integer
Pseudocode :
Read ( nilai siswa )
IF nilai siswa ≤ 60 THEN
 write ( Siswa dinyatakan gagal )
FLOWCHART
ALGORITMA PERCABANGAN 2 KONDISI
Algoritma percabangan dengan 2 kondisi memiliki format dasar seperti berikut :
            IF <kondisi>
            THEN <pernyataan 1>
            ELSE <pernyataan 2>
Pada format di atas, Jika <kondisi> bernilai benar maka pernyataan 1 dikerjakan. Sedangkan jika tidak (<kondisi>bernilai salah), maka pernyataan yang dikerjakan adalah pernyataan 2. Berbeda dengan percabangan 1 kondisi, pada percabangan dua kondisi ada dua pernyataan untuk kedua kondisi,yaitu untuk <kondisi> yang bernilai benar dan <kondisi> yang bernilai salah.
Contoh Kasus : Penggolongan nilai
ALGORITMA BAHASA NATURAL
  1. Mulai
  2. Menentukan nilai siswa
  3. Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) > 75 Tergolong Baik
  4. Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) ≤ 75 Tergolong Cukup
  5. Tampilkan hasil
  6. Selesai
PSEUDOCODE
Var :
            nilai_siswa : integer
Pseudocode
read (nilai siswa )
IF nilai siswa > 75 THEN
write ( tergolong baik )
ELSE
write ( tergolong cukup )
FLOWCHART


5. Buat Psesudocode dari Jawaban Ulangan Nomor 1 dan 2